Mobil bekas Rumah dijual

LOOK UP!

LOOK UP!

Oleh: Hingdranata Nikolay





Roger Banister adalah seorang pelari yang paling sering dipakai sebagai contoh bagaimana melewati batasan belief. Ia adalah orang yang pertama mematahkan berbagai anggapan bahwa adalah tidak mungkin untuk berlari 1 mil di bawah 4 menit. Pada jaman itu, John Landy, adalah seorang pelari yang juga sangat dikenal. Setelah Banister mematahkan rekor tersebut, Landy beberapa kali juga berlari di bawah 4 menit, seperti halnya pelari-pelari setelah masa mereka.


Bulan Agustus 1954, di British Empire Games di Vancouver, Kanada, Banister dan Landy bertemu dalam sebuah adu lari yang paling ditunggu pada masa itu. Dalam sebuah snap-shot yang diambil sepanjang 100 meter terakhir, terlihat bagaimana Landy, yang sudah memimpin, menoleh ke belakang untuk melihat di mana Banister, sementara Banister dengan cepat melakukan sprint melewatinya dari sisi yang lain. Banister memenangkan perlombaan tersebut.


Ada sebuah catatan menarik yang juga dipakai sebagai bahan refleksi buat kita dari duel ini. Sementara kita focus ke depan untuk melihat sesuatu yang menjanjikan, kadang melihat ke belakang bisa mempengaruhi momentum kita.


Kejadian ini mirip dengan saat saya menyaksikan sebuah balapan kuda di Maumere, Flores, sekitar tahun 80-an (saya lupa persisnya). Balapan itu paling membekas karena luar biasa! Di arena hanya ada 3 kuda sebagai babak akhir hari tersebut. Seekor kuda bernama Kuning Lupa Budi melakukan start dengan terlambat karena dia kaget dan tidak langsung berlari. Dia sampai tertinggal hampir 1 putaran di belakang 2 kuda lainnya. Saat itu joki-nya adalah seorang anak kecil yang gigih. Kuda terakhir dari kumpulan perlahan mulai disusul, dan saking paniknya melihat dia telah disusul dengan cepat dan diiringi oleh sorak sorai penonton yang ingin melihat keajaiban, joki dari kuda kedua lepas kendali dan jatuh. Masih tersisa satu putaran saat Kuning Lupa Budi bagai kilat melesat di samping kuda yang sedang memimpin! Saya masih ingat melihat joki kuda yang memimpin sibuk melihat di mana posisi Kuning Lupa Budi dan terus-menerus menoleh. Sampai saat dia sadar Kuning Lupa Budi sudah di sampingnya, dia pun sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena sekarang momentum ada di tangan lawannya! Perbedaan pencapaian dalam sebuah kompetisi antara yang fokus ke depan, dan fokus ke belakang!


Dalam sebuah program Goal Setting, Zig Ziglar bercerita mengenai seorang pelaut muda yang naik ke tiang layar untuk membenahi layar yang rusak diterpa angin kencang. Pada saat dia berada di tiang layar paling atas dan membetulkan dalam posisi melihat ke bawah, angin menerjang lagi. Dia pun segera kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh. Melihat dia gontai, seorang pelaut yang lebih senior berteriak dari bawah: “LOOK UP, son! LOOK UP!” Dan dia pun melihat ke atas dan segera mengembalikan keseimbangannya.


Jepang adalah contoh bagaimana sebuah negara yang fokus ke atas, bukan ke bawah. Mereka kehilangan paling banyak angkatan muda setelah perang dunia ke-2. Untuk bangkit pun mereka sulit karena mereka tidak punya kekayaan sumber daya alam yang bisa membantu. Apa yang terjadi? Mereka memilih untuk menyusun visi dan misi ke depan, dan komit untuk maju. Bukannya melihat ke belakang dan meratapi kehancuran dan apa-apa saja yang mereka tidak punyai. Hasilnya? Secara berturut-turut mereka menggenggam dunia dari decade 50-an sampai hari ini, awalnya dimulai dengan produk tekstilnya, baja (walau di decade 60-an mereka harus mengimpor bahan bakunya dan mengekspor kembali hasil produk dan bersaing dengan negara yang memproduksi baja dengan sumber daya sendiri), sampai dengan otomotif, dan elektronika di decade 80-an! Sekarang? Mereka adalah salah satu pemberi hutang terbesar di dunia! The result of LOOKING UP can be remarkable!


Why I’m telling you all these?


Sejarah, pengalaman, masa lalu, dan semua yang sudah kita lewati adalah sesuatu yang sudah lewat. We can learn from them and improve, but don’t have to go back all the time and re-live it.


Ada perbedaan yang besar antara belajar dari kesalahan atau kekurangan, dengan hidup di masa lalu dan menghidupi kembali kesalahan atau kekurangan kita!


Kecuali, tentu saja, apabila Anda bekerja di pekerjaan yang tugas dan tanggung jawabnya adalah Anda malah harus mencari ke belakang atau melihat ke bawah, seperti audit, accounting, penelitian, dan sejenisnya.


Dalam NLP dipelajari eye accessing cue, yangmana apabila kita melihat ke bawah, aksesnya adalah ke perasaan dan self-talk. Ini seringkali menyangkutkan pikiran ke peninjauan kembali apa yang telah kita lihat, dengar, dan rasakan. Apabila ini untuk menganalisa sesuatu yang penting dan berguna, tentu baik sekali. Apalagi apabila kita ingin mengakses kembali perasaan yang bisa memberikan Motivasi tambahan. Tapi apabila ini untuk mengakses kembali perasaan-perasaan yang akan menarik kita untuk mundur atau kehilangan momentum, think again. When you look down, you feel down. When you feel down, you are unlikely to be at your best.


Apabila ini terjadi, segeralah LOOK UP! Ini akan membantu Anda mengakses langsung ke Visual Construct dan berpikir lebih jernih ke depan.


Tidak semua kita terlatih untuk bisa melihat ke bawah dan melihat berbagai kegagalan, kesedihan, kekecewaan, dan bisa kembali ke keadaan normal dengan cepat.


Jadi LOOK UP adalah salah satu cara untuk merusak pola mundur Anda, jika Anda ingin fokus untuk bergerak maju.


It’s too hard to access your FUTURE view if you always look down!


The FUTURE view is accessible when you LOOK UP!


There is a choice for you today to LOOK UP!

___________________________________

Light Up Your Fire and Explode with Passion!

Light Up Your Fire and Explode with Passion!

Oleh: Hingdranata Nikolay




Anda tahu bahwa air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.


Anda juga tahu bahwa hanya pada suhu tersebut buih-buih agresif terlihat dan terdengar dengan jelas.


Dan juga tahu bahwa Anda tidak bisa menghentikan buih-buih tersebut meletup-letup dalam klimaks, kecuali Anda mematikan nyala api di bawah tampungannya.


Dan mungkin Anda tahu bahwa apabila hanya 1 derajat saja di bawah 100 derajat celcius, buih-buih agresif tersebut tidak akan terlihat?


Hanya muncul buih-buih kecil yang tenang di bawah permukaan air?


Dan kalau Anda mematikan nyala api di bawah tampungan airnya, buih-buih tersebut akan perlahan-lahan hilang dan yang hanya terlihat adalah uap air?


And yet, sepanjang hidup, banyak sekali di antara kita yang hidup 1 derajat di bawah 100 derajat celcius, atau bahkan lebih jauh di bawahnya.


Tidak ada PASSION, tidak ada LEDAKAN HASRAT YANG MENGGEBU, tidak ada LETUPAN SEMANGAT YANG TIDAK TERTAHANKAN!


Bersembunyi di bawah permukaan zona nyaman….


Apakah NYALA API kita kurang? Apakah PADAM begitu mendekati 100 derajat celcius? Atau malah TIDAK ADA API sama sekali?


LIFE IS FULL OF CHOICES AND ALTERNATIVES!


WHY WOULD YOU LIVE 1 DEGREE BELOW BOILING POINT AND HIDING UNDER THE SURFACE?


FIND YOUR FIRE, LIGHT IT UP, BOIL YOURSELF, AND EXPLODE WITH PASSION!

STARTING THIS MORNING


STARTING RIGHT NOW !

___________________________________

Mengapakah ada orang baik yang hidupnya belum baik?

Mengapakah ada orang baik yang hidupnya belum baik?
By Mario Teguh

Seseorang disebut baik karena dia meyakini yang baik dan hidup dalam kebaikan yang diyakininya. Sehingga, seseorang tidak bisa disebut sebagai orang baik, jika dia meyakini yang baik, tetapi melakukan yang tidak baik. Dia cepat menyatakan dirinya orang baik, tetapi juga cepat untuk berlaku tidak jujur saat merasa aman untuk tidak jujur.

Kebaikan itu sederhana dan berani.

Yang sederhana, seharusnya sederhana juga untuk dilaksanakan, dan kemudian berhasil. Tetapi ketidak-ikhlasan kita untuk menyerahkan yang tidak bisa kita lakukan – kepada Tuhan, dan ketidak-sediaan kita untuk melakukan yang terbaik dari yang bisa kita lakukan, menghasilkan kehidupan yang seharusnya sederhana menjadi kompleks dan penuh kegentingan.

Kebaikan itu sederhana dan berani.

Jika kita telah seutuhnya mengikhlaskan diri kepada kebaikan, maka kita akan sangat berani. Hukum kebaikan adalah melakukan yang baik dan menghindari yang buruk. Maka mengapakah ada orang yang masih ragu untuk berlaku baik, dan tidak berani menghindari yang buruk?

Janganlah mengikuti orang yang salah pikir, yang mengira bahwa dia akan mendapat kebaikan dari menghindari kebaikan dan dari melakukan keburukan.

Maka jangan sampai kita ditanya, “apakah engkau tidak berpikir?”
Jika ada orang muda yang shalih, kita harus mensyukuri bahwa dia telah mengikhlaskan dirinya kepada kebaikan, karena banyak sekali orang yang masih bernegosiasi dan meminta penundaan agar mereka tidak harus berlaku baik sekarang.

Banyak dari mereka merasa bahwa berlaku baik sekarang adalah kerugian, karena masa muda adalah masa untuk hidup dalam kebebasan, dan kebaikan hanya untuk orang yang sudah mulai menua.

Lalu, apakah kebebasan yang mereka maksud adalah kebebasan untuk tidak menjadi orang baik?

Dengan pengertian seperti itu, mereka akan bersikap dan berlaku santai, dan tidak membangun nilai pribadi yang akan menjadikan mereka pribadi yang dibayar mahal dan dihargai tinggi di masa depan.

Mereka tidak menyadari bahwa yang tidak bekerja keras semasa muda, akan dipaksa bekerja keras di masa tua. Itu bukan hanya kemungkinan, tetapi keniscayaan yang sedang terbukti di sekitar kita.

Nah, bagaimana jika orang yang kita sebut sebagai orang baik itu – yang hidupnya belum baik itu, adalah orang yang tadinya menelantarkan masa mudanya?
Mungkin ini penjelasannya …, bahwa rasa frustrasi-nya hari ini adalah masa penyesuaian diri bagi mereka yang baru saja menjadi orang baik.

Maka orang baik, yang hidupnya belum baik, adalah mungkin orang-orang yang sedang dengan penuh kasih diminta untuk mengutuhkan kebaikannya.

Jika kita mengatakan yang baik, maka lakukanlah yang baik, dan hindarilah yang buruk.
Jika kita orang baik, ikhlaskanlah diri kita untuk menyerahkan yang tidak bisa kita kerjakan – kepada Tuhan, dan mengambil tanggung jawab penuh atas yang bisa kita kerjakan.

Janganlah berserah tetapi masih tidak bisa tidur karena mengkhawatirkan yang sudah kita serahkan kepada Tuhan.

Janganlah juga berani, tetapi mengandalkan kekuatan kepada yang selain Tuhan.

Kita, orang-orang yang baik ini, adalah orang yang meyakini bahwa tidak akan ada yang terjadi, tanpa ijin dari Tuhan. Tuhan adalah satu-satunya pemilik kekuatan. Sehingga, jika ada sesuatu terlaksana dengan kekuatan, itu pasti terlaksana karena ijin Tuhan.

Maka marilah kita mengikhlaskan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan.
Kerjakanlah apa yang harus Anda kerjakan dengan sebaik-baiknya niat dan dengan sebaik-baiknya cara. Yang kita lakukan bisa saja tidak tepat, kecil, atau tidak bernilai bagi orang lain; tetapi Tuhan sangat berwenang untuk menjadikan kita pribadi yang berhasil – melalui apa pun yang kita kerjakan. Hanya kebaikan yang membaikkan.

Maka marilah kita meyakini yang baik, dan hidup dalam kebaikan yang kita yakini.

Dan ketahuilah, bahwa anggukan kecil di hati itu, adalah tanda dari kesungguhan Anda, yang mengundang senyum Tuhan untuk merahmati kebaikan dalam keyakinan dan dalam pekerjaan Anda.

Ganteng vs Jelek

BEDA YANG GANTENG AMA YANG JELEK





Wahai orang-orang yang dikatakan jelek ataupun diejek jelek sama temen-temen ataupun siapa saja. Jangan takut, Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu [ini istilah saja, jangan diartikan sebenarnya]. Kenyataannya kebanyakan yang punya istri cantik itu juga cowok-cowok yang berwajah jelek/biasa dan begitu pula sebaliknya, Tuhan Maha Adil dong...itu kata ortu yang selalu kupercaya sampai sekarang

kalo cowok jelek berbuat jahat => sangat menguntungkan karena mendukung profesi

kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman
cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia...=> double pahalanya

kalo cowok jelek pendiam
cewek-cewek bilang: ih kuper...=> sedikit mirip superman kan

kalo cowok jelek jomblo
cewek-cewek bilang: sudah jelas...kagak laku...=> alhamdulillah, gak usah traktir pacar, bisa buat "jajan"

kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek-cewek bilang: pasti main dukun...=> pasti karena ngiri...dan perolehan yang fantastik dong, membuktikan kalo diri anda jago dengan wanita

kalo cowok jelek diputusin cewek
cewek-cewek bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk- liuk dari
atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya).. .

kalo cowok jelek ngaku indo
cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...=> percaya diri tinggi bro

kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi.. .=> bisa jadi pawang binatang kan

kalo cowok jelek bawa BMW
cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?...=> yang penting punya BMW :D

kalo cowok jelek males difoto
cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya? => hemat dong...

kalo cowok jelek naek motor gede
cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat...=> mandra istrinya berapa ya...mauuu

kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu...=> pasti pingin dilayanin...

kalo cowok jelek bersedih hati
cewek-cewek bilang: cengeng amat!!...laki- laki bukan sih? => dia pingin tahu daleman sampeyan bro...

Asyiiik kan...